Menu
News
Government
Gaya Hidup
Sosok
Wisata
Video
Indeks
About Us
Social Media

Meski PPKM Dicabut, Satgas Covid-19 Bali Ajak Warga Tetap Lakukan PHBS

Meski PPKM Dicabut, Satgas Covid-19 Bali Ajak Warga Tetap Lakukan PHBS Kredit Foto: Antara/Fikri Yusuf
WE Bali, Bali -

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) Provinsi Bali, I Made Rentin, mengajak segenap masyarakat di Pulau Dewata untuk tetap melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta melaksanakan protokol kesehatan. Hal itu dilakukan meski Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah dicabut oleh pemerintah pusat.

Ia menegaskan bahwa meski Covid-19 telah dapat dikendalikan di Bali, bukan berarti ia telah menghilang dari Bali.

Baca Juga: BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Bali

“PPKM dihentikan, bukan berarti Covid-19 sudah hilang atau tidak ada sama sekali. Status bencana nasional non-alam ini masih berlaku dan belum dicabut. Jangan abai dan lalai,” kata Rentin di Denpasar pada Senin (9/1/2023), sebagaimana dikutip melalui Antara.

Selain tetap melakukan PHBS, pihaknya juga tetap mengajak masyarakat untuk melanjutkan program vaksinasi dan mengenal kondisi kesehatan diri sendiri.

“Oleh karena itu, tetap lakukan PHBS dengan konsisten laksanakan prokes. (Juga), mari (kita) lanjutkan vaksinasi. Jika merasa kurang fit bahkan bergejala, segera datang ke dokter atau rumah sakit. Pakai masker dan batasi interaksi dengan orang lain agar tidak menularkan atau tertular lebih parah,” tambahnya.

Baca Juga: Disdikpora Denpasar: Cuaca Ekstrem Sebabkan Pembangunan SMPN 15 Denpasar Molor dari Target

Saat ini, terdapat tujuh kabupaten di Bali dengan Zonasi Risiko Rendah, yang ditandai dengan warna kuning. Sementara, dua wilayah lainnya, yakni Kabupaten Tabanan dan Kota Denpasar, mask dalam Zonasi Risiko Sedang dengan penanda warna oranye.

Penulis: Putu Prima Cahyadi
Editor: Lestari Ningsih

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: