Menu
News
Government
Gaya Hidup
Sosok
Wisata
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pemangku Pura Agung Jagatnatha Berharap Rembug Sastra Badrawada Dapat Dilangsungkan Kembali

Pemangku Pura Agung Jagatnatha Berharap Rembug Sastra Badrawada Dapat Dilangsungkan Kembali Kredit Foto: Antara/Nyoman Hendra Wibowo
WE Bali, Denpasar -

Pemangku Pura Agung Jagatnatha, Jero Mangku Ida Bagus Saskara, menyampaikan harapannya bahwa rembug sastra Badrawada yang selalu berlangsung sejak Agustus 1983 dapat diagendakan kembali.

Menurutnya, diskusi yang selalu diadakan setiap Purnama (bulan terang) tersebut dapat membantu umat untuk mendalami ajaran-ajaran agama Hindu.

“Agar umat Hindu tidak sembahyang saja ke Pura ini. Jadi bisa menyempatkan waktu mereka untuk ikut berdiskusi perihal sastra,” ungkapnya.

Baca Juga: Ngelawang: Tradisi Anak-Anak di Bali untuk Merayakan Hari Raya Galungan

Semenjak pandemi Covid-19 berkecamuk di Indonesia pada Maret 2020, diskusi yang fokus membahas naskah-naskah sastra tradisional Bali tidak dapat diadakan.

“Pandemi (Covid-19) membuat aktivitas di Pura Agung Jagatnatha menjadi terbatas. Otomatis, rembug sastra yang biasa dilakukan tak dapat dilaksanakan. Meski begitu, beberapa kali diskusi dapat dilangsungkan memanfaatkan (media) Zoom, seperti pada tahun 2021, tambahnya.

Rembug Sastra Purnama Badrawada diprakarsai oleh Ida Bagus Gede Agastia, cendikiawan Bali yang mendedikasikan dirinya dalam pengembangan kesusastraan Jawa Kuna, pada Agustus 1983.

Rembug ini aktif diisi dengan pembahasan makalah yang ditulis oleh tokoh-tokoh pengamat kebudayaan Bali, seperti I Gede Sura, Ida Bagus Made Dharma Palguna, Ngurah Oka Supartha, serta I Wayan Westa.

Penulis: Putu Prima Cahyadi
Editor: Lestari Ningsih

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: