Menu
News
Government
Gaya Hidup
Sosok
Wisata
Video
Indeks
About Us
Social Media

Patungan Beli Narkoba, Polres Bandara Ngurah Rai Bekuk 3 Pria Asal Madura

Patungan Beli Narkoba, Polres Bandara Ngurah Rai Bekuk 3 Pria Asal Madura Kredit Foto: Polres Kawasan Bandara Ngurah Rai
WE Bali, Badung -

Tim opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, mengamankan tiga warga asal Madura, Jawa Timur, di Jalan Uluwatu Kelan Tuban Badung, pada Rabu (7/2/2024) lalu.

Tiga warga Madura masing-masing berinisial AK (43), FA (20) dan AS (20) diamankan setelah terlibat kasus jual beli narkoba jenis shabu-shabu. Sebelumnya mereka kedapatan membeli narkoba tersebut dengan cara patungan.

Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai Ipda Nyoman Darsana mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis shabu dengan berat 0,46 gram brutto atau 0,36 gram netto dan 1 (satu) buah rangkaian alat hisap shabu (bong).

Darsana menyebut, penangkapan ketiga warga Madura itu berdasarkan informasi dari masyarakat terkait keterlibatan pelaku dalam kasus narkoba.

"Dan benar saja beberapa saat kemudian seorang laki-laki sambil mengendarai sepeda motor terlihat mondar mandir di TKP," kata Darsana dalam keterangannya, Kamis (15/2/2024).

Aparat, lanjut Darsana, kemudoan memberhentikan laki-laki yang kemudian diketahui berinisial AK. Selanjutnya, personel menanyakan maksud dan tujuannya terlihat selalu mondar-mandir seperti mencari sesuatu.

AK pun menjawab mau mengambil paket shabu yang sudah dipesannya dari seseorang. Personel kemudian melakukan pencarian di sekitar TKP dan akhirnya menemukan barang bukti di sekitar lokasi.

"Barang yang ditemukan berupa 1 buah tabung bening berwarna putih bening yang didalamnya terdapat 1 (satu) plastik klip berisi kristal bening diduga mengandung sediaan narkotika jenis shabu," jelas Darsana.

Menurut keterangan pelaku, ia mengakui barang bukti tersebut adalah miliknya dan dipesan melalui WhatsApp seseorang yang tidak dikenalnya seharga Rp 600 ribu yang dibeli patungan oleh tiga orang.

Rencananya, barang haram tersebut akan dipakai bersama-sama dengan pelaku lainnya di tempat tinggal AK di Jalan Nusantara, Tuban, Kuta.

Anggota Opsnal kemudian melakukan penggeledahan di lokasi dan menemukan lagi barang bukti berupa satu buah rangkaian alat hisap shabu (bong) yang ditemukan di kamar mandi tempat kos pelaku.

"Kemudian 2 orang teman AK masing-masing FA dan AS yang bekerja sebagai buruh proyek ini turut juga diamankan oleh anggota Satresnarkoba," timpal Darsana.

Saat ini ketiga pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak tanggal 14 Februari 2024 dalam kasus narkotika sebagaimana dalam pasal 112 ayat (1) dan atau pasal 111 ayat (1) UU RI No. 35/2009 tentang Narkotika.

Penulis/Editor: Nuranda Indrajaya

Advertisement

Bagikan Artikel:

Berita Terpopuler

Berita Terkini

Lihat semuanya