Menu
News
Government
Gaya Hidup
Sosok
Wisata
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ni Luh Djelantik Soal Namanya Masuk TPD Ganjar-Mahfud Bali: Aku Belum Konfirmasi

Ni Luh Djelantik Soal Namanya Masuk TPD Ganjar-Mahfud Bali: Aku Belum Konfirmasi Kredit Foto: Nuranda Indrajaya
WE Bali, Denpasar -

Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil Bali Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik angkat suara terkait namanya yang masuk daftar Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Ni Luh Djelantik menjelaskan, dirinya belum mendapat informasi apa pun dari Tim Pemenangan Nasional (TPN) maupun TPD Ganjar-Mahfud Bali.

"Aku belum konfirmasi ke TPN Mas Rasjid (Arsjad Rasjid, Ketua TPN)  karena belum ada pemberitahuan sebelumnya," ungkap Ni Luh saat dikonfirmasi.

Dari Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum Pasal 20, disebutkan, seorang calon angota DPD dilarang terlibat kampanye capres dan cawapres.

"Nah itu makanya sekarang Mbok akan konfirmasikan kembali ke TPN, makanya mbok nggak ada statement apapun," ucap sosok yang juga merupakan pengusaha tersebut.

"Karena kan sekarang tahu lah posisi kita di bali seperti apa. Kita maju DPD independen, otomatis konstituen kita, kesayangan-kesayangan kita, itu tentunya menyebar."

Diberitakan sebelumnya, nama Ni Luh Jelantik muncul sebagai anggota Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud dalam Direktorat Narasi dan Content, Media Sosial, dan Komunikasi Politik dan Jubir pada surat bernomor 22A/SK-TPD/XI/2023 tanggal 17 November 2023.

Hal ini tentu menjadi tanda tanya sebab calon anggota DPD tidak diperbolehkan menjadi tim kampanye capres/cawapres.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan menyebut, anggota DPD dilarang ikut kampanye capres-cawapres.

"Iya itu (calon DPD masuk tim kampanye) gak benar," ungkap Lidartawan.

Lidartawan mengatakan, dirinya tidak mengetahui nama Ni Luh Jelantik menjadi jubir Ganjar-Mahfud.

"Saya gak tahu, saya gak ngurus yang itu, yang ngurus Bawaslu," terangnya.

Penulis/Editor: Nuranda Indrajaya

Advertisement

Bagikan Artikel: