Menu
News
Government
Gaya Hidup
Sosok
Wisata
Video
Indeks
About Us
Social Media

WN China Sempat Pesan Bir Sebelum Habisi Nyawa Kekasih-Bunuh Diri

WN China Sempat Pesan Bir Sebelum Habisi Nyawa Kekasih-Bunuh Diri Kredit Foto: Nuranda Indrajaya
WE Bali, Denpasar -

Pasangan kekasih warga negara asing (WNA) China, Lhi Chiming (Lk/25) dan Cheng Jianan (Pr/22) ternyata sempat memesan bir sebelum ditemukan tewas di Hotel Intercontinental, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali.

Lhi Chiming diduga menghabisi nyawa kekasihnya Cheng Jianan, sebelum ia tewas bunuh diri.

Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas, membeberkan sebuah fakta baru terkait kematian sejoli WN China tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, pada Minggu (30/4/2023) tengah malam, Lhi Chiming menyusul kekasihnya yang menginap di Hotel Intercontinental.

Setibanya di lokasi, Cheng Jianan menjemput Lhi Chiming di lobi hotel. Keduanya memesan bir sebanyak lima botol lewat room service hotel sekitar pukul 01.15 Wita.

Bir yang dipesan diantarkan ke kamar sejoli asal Negeri Tirai Bambu tersebut oleh petugas room service.

Mengejutkan, keduanya ditemukan sudah tak bernyawa keesokan harinya.

Cheng Jianan tewas di bathtub, sementara Lhi Chimming ditemukan mati lemas di koridor hotel.

"Sebelum meninggal, yang bersangkutan sempat memesan melalui room service dan sekitar 07.38 Wita ditemukan meninggal dunia di lorong dan di bathtub kamar mandi hotel," ujar Bambang saat konferensi pers, Rabu (17/5/2023).

Bambang melanjutkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menyimpulkan Cheng Jianan tewas dibunuh Lhi Chimming.

"Kemudian, setelah itu, LC (Lhu Chimming, red) tewas dikarenakan bunuh diri," imbuh Bambang Yugo Pamungkas.

Bambang, lebih jauh mengatakan, polisi juga sempat melakukan pemeriksaan DNA terhadap jejak darah yang ada di TKP.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan ada  jejak darah orang lain di kamar hotel itu.

"Jadi, jejaknya itu hanya mereka berdua saja, tidak ada yang lain. Ditemukan DNA yang laki-laki atau LC dari dalam sampai keluar kamar.

"Itu lebih spesifik untuk menguatkan dari pemeriksaan CCTV maupun saksi dan sebagai," tutur Bambang menambahkan.

Penulis/Editor: Nuranda Indrajaya

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: