Menu
News
Government
Gaya Hidup
Sosok
Wisata
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jelang Hari Raya Kuningan, Harga Cabai di Denpasar Justru Turun

Jelang Hari Raya Kuningan, Harga Cabai di Denpasar Justru Turun Kredit Foto: Putu Prima Cahyadi
WE Bali, Bali -

Sehari menjelang Hari Raya Kuningan di Bali, yang dikenal juga sebagai Hari Raya Penampahan Kuningan, harga komoditas di Denpasar cenderung turun.

Berdasarkan pemantauan harga cabai di Pasar Badung justru turun menjadi Rp55 ribu per Kg, dibandingkan harga beberapa hari menjelang Galungan yang mencapai Rp65 ribu.

“Harga cabai turun mangkin. Cabai rawit (menjadi) Rp50 ribu, cabai merah besar menjadi Rp33 (ribu), dan cabai keriting Rp20 (ribu),” ungkap pedagang cabai dan bumbu dapur di Pasar Badung, Surya, ketika diwawancarai pada Jumat (13/1/2023).

Baca Juga: Antisipasi Demam Berdarah, Dinas Kesehatan Denpasar Lakukan Fogging

Ia mengatakan bahwa suplai dari petani yang mulai melimpah membuat harga cabai di Pasar Badung mengalami penurunan.

“Stok-nya banyak, gitu. Harga (cabai ketika) panen sedikit (rendah),” tambahnya.

Mengenai kegiatan operasi pasar, yang biasa diagendakan pemerintah daerah merespon harga barang yang meningkat, ia mengatakan bahwa Pemerintah Kota Denpasar mengadakan operasi pasar beberapa hari yang lalu, sembari mendata harga kebutuhan pokok yang dijual pedagang di pasar tersebut.

“Ada (operasi pasar) beberapa hari yang lalu. Kalau sekarang, karena mungkin sudah turun, mereka tidak adakan lagi. Juga, dari pihak pemerintah, ada yang turun ke pasar,melakukan survei harga barang,” katanya.

Kondisi serupa juga dialami pedagang bunga di Pasar Bunga Wangaya, Denpasar. Lempod, penjual bunga yang biasa berjualan di pasar tersebut mengatakan bahwa harga bunga mengalami penurunan sejak beberapa hari yang lalu.

“(Harga) pacah (pacar air) sekarang 20 ribu, mitir (gemitir) 30 ribu, dan kembang rampai (sama seperti Galungan), 15 ribu,” ungkapnya ketika diwawancarai pada Jumat (13/1/2023).

Ia memperkirakan bahwa penurunan harga bunga yang terjadi sejak beberapa hari yang lalu disebabkan suplai bunga dari petani, terutama di daerah Klungkung dan Sibang, mulai melimpah.

Baca Juga: Gubernur Koster Perjuangkan Peternakan Sapi Ras Bali ke Pemerintah Pusat

“Stok dari (petani) naik, jadi harga (perlahan) turun,” tambahnya.

Untuk menyambut Hari Raya Kuningan, umat Hindu, terutama di Bali, mulai mempersiapkan segala sarana upakara sejak jauh-jauh hari. Bahkan, beberapa keluarga telah menyiapkan hal tersebut pada Jumat lalu, dua hari setelah Galungan.

Penulis: Putu Prima Cahyadi
Editor: Lestari Ningsih

Advertisement

Bagikan Artikel:

Berita Terpopuler

Berita Terkini

Lihat semuanya