Menu
News
Government
Gaya Hidup
Sosok
Wisata
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pelaku Usaha Pariwisata di Kuta Berharap Pariwisata Bali Bangkit Kembali pada 2023

Pelaku Usaha Pariwisata di Kuta Berharap Pariwisata Bali Bangkit Kembali pada 2023 Kredit Foto: Putu Prima Cahyadi
WE Bali, Bali -

Merespon keputusan pemerintah pusat yang mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sejumlah pelaku usaha di bidang pariwisata di wilayah Kuta merharap pariwisata Bali dapat berjaya kembali setelah dihantam pandemi sejak 2020.

Para penjual pernak-pernik dan pakaian di sepanjang jalan menuju Pantai Kuta berharap dengan kebangkitan kembali pariwisata Bali, mereka dapat menikmati cipratan kue pariwisata seperti masa sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Baca Juga: Pariwisata Kuta Masih Sepi meski PPKM Telah Dicabut

“Berharap ramai lagi, banyak yang datang ke Kuta dan berbelanja, menghabiskan uang mereka,” pinta penjual pakaian di Kuta, Wawan, ketika diwawancarai di tokonya pada Jumat (6/1/2023).

Meski, berdasarkan pantauan Warta Ekonomi Bali, wisatawan asing telah terlihat berlalu-lalang di jalanan Kuta, transaksi jual-beli berbagai produk dengan para pedagang yang mencari Rupiah di tempat tersebut terpantau sepi.

“(Jumlah wisatawan yang ada di Kuta) sudah mulai ramai, meski income yang ada belum seperti dulu (sebelum pandemi berkecamuk),” ungkap seorang penjual cinderamata, Dainta.

Harapan dan doa pelaku usaha tersebut menjadi wujud sikap optimisme, pariwisata Bali dapat kembali menggeliat seperti saat prapandemi.

Baca Juga: Menparekraf: Pencabutan PPKM Akan Berdampak Positif terhadap Pariwisata Bali

Sebelum pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia, terutama di Bali, kegiatan pariwisata di pulau ini selalu riuh dengan aktivitas. Pelaku usaha di bidang pariwisata, mulai dari pengelola hotel hingga pedagang buah tangan, merasakan dampak dolar wisatawan terhadap geliat ekonomi di Bali.

Penulis: Putu Prima Cahyadi
Editor: Lestari Ningsih

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: